kalam abah guru " awak sdh dgunakan utk ibadah harta sdh dgunakan utk akherat satu aja lg yg perlu di jaga JANGAN SEDIH.." yg namanya zuhud itu adalah di hatinya kdada dunia mun dluar nya ada ja bisian dunia mun kdada lalu dimapa pang.." keni'matan dunia ini hanya gambaran dari keni'matan akherat.." siapa bersubuh subuh sdh memikirkan dunia maka allah mencerai beraikan masalah2nya dn mencelanya dn siapa bersubuh subuh memikirkan akherat maka allah melancarkan urusan dunia nya dn memelihara tanggungan nya.." apabila ada org pendiam dn inya takwa kpd allah serta zuhud maka paraki org itu kata2 yg keluar dari mulutnya adalah mutiara.." org pemurah di senangi allah manusia dn rasulullah org bakhil jauh dari allah manusia dn kada dsenangi rasulullah.." pemurah buah dr cinta kpd allah bakhil buah dari cinta kpd dunia.." kamis sore 11 maret 1999..
Tampilkan postingan dengan label KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KH. MUHAMMAD ZAINI ABDUL GHANI. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 April 2016
kalam abah guru (KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani )

kalam abah guru " sifat ilmu amaliah nya > bhwa takwa kpd allah terus2an jgn mngrja yg di larang allah dn cpt mngerja yg dsuruh allah..sifat hayat amaliahnya > bahwa brtawakkal hati hanya kpd allah..sifat sama' amaliahnya > bhwa takut kpd allah dn jgn bepender kecuali kpd yg baik..sifat bashor amaliahnya > bhwa be ampih dr ma'siat baik di awak di pikiran dn di hati..sifat kalam amaliah nya > banyaki siang malam mmbaca alqur'an.." salamatul insan fi hifzhil lisan.." attaubah muqaddamatul mahbbah.." kullu ma ra'al muslimuna hasanan fa huwa indallah hasanun.."
kalam abah guru
Salah satu pesan Guru Sekumpul
Petuah
Salah satu pesan Guru Sekumpul adalah tentang karamah, yakni agar kita jangan sampai tertipu dengan segala keanehan dan keunikan. Karena bagaimanapun juga karamah adalah anugrah, murni pemberian Allah, bukan suatu keahlian atau skill. Karena itu jangan pernah berpikir atau berniat untuk mendapatkan karamah dengan melakukan ibadah atau wiridan-wiridan. Dan karamah yang paling mulia dan tinggi nilainya adalah istiqamah di jalan Allah itu sendiri. Kalau ada orang mengakusendiri punya karamah tapi salatnya tidak karuan, maka itu bukan karamah akan tetapi itu lanjuran dari Allah dan itu datangnya dari syaitan...
Salah satu pesan Guru Sekumpul adalah tentang karamah, yakni agar kita jangan sampai tertipu dengan segala keanehan dan keunikan. Karena bagaimanapun juga karamah adalah anugrah, murni pemberian Allah, bukan suatu keahlian atau skill. Karena itu jangan pernah berpikir atau berniat untuk mendapatkan karamah dengan melakukan ibadah atau wiridan-wiridan. Dan karamah yang paling mulia dan tinggi nilainya adalah istiqamah di jalan Allah itu sendiri. Kalau ada orang mengakusendiri punya karamah tapi salatnya tidak karuan, maka itu bukan karamah akan tetapi itu lanjuran dari Allah dan itu datangnya dari syaitan...
Wasiat
Dan Abah Guru Sekumpul sempat berwasiat kepada seluruh umat Islam, yaitu:
Menghormati ulama dan orang tua
Baik sangka terhadap muslimin
Murah harta
Manis muka
Jangan menyakiti orang lain
Mengampunkan kesalahan orang lain
Jangan bermusuh-musuhan
Jangan tamak atau serakah
Berpegang kepada Allah, pada kabul segala hajat
Yakin keselamatan itu pada kebenaran.
Mudah-mudahan kita dapat melaksanakan dan mengamalkan pesan dan wasiat beliau agar kita menjadi manusia yang selaras baik dengan sang kholik maupun dengan mahluk hidup dilingkungan kita...
آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنَْ
Dan Abah Guru Sekumpul sempat berwasiat kepada seluruh umat Islam, yaitu:
Menghormati ulama dan orang tua
Baik sangka terhadap muslimin
Murah harta
Manis muka
Jangan menyakiti orang lain
Mengampunkan kesalahan orang lain
Jangan bermusuh-musuhan
Jangan tamak atau serakah
Berpegang kepada Allah, pada kabul segala hajat
Yakin keselamatan itu pada kebenaran.
Mudah-mudahan kita dapat melaksanakan dan mengamalkan pesan dan wasiat beliau agar kita menjadi manusia yang selaras baik dengan sang kholik maupun dengan mahluk hidup dilingkungan kita...
آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنَْ
kisah Abah Guru Sekumpul sewaktu di Darussalam

Sedikit mengambil berkah kisah Abah Guru
Waktu Abah Guru sekolah di Darussalam kelas satu tsanawiyah, beliau termasuk murid yang jeniu, bukan pandai lagi,, kalau ulangan selalu dapat nilai "jayyid jiddan" artinya nilai tertinggi.
Namun paman beliau Guru Semman Mulia, ingin keponakannya benar-benar 'alim.
Dan dikelas beliau mengajar itu ada pengajarnya yang ahli ilmu ( lupa nama guru tersebut, klau ada yg ingat bisa dikasih tahulah , kalau tidak khilaf nama beliau Guru Salman Yusuf ). Guru Semman meminta wali kelasnya supaya keponakannya jangan dinaikkan kelas supaya bisa belajar setahun lagi dengan pengajarnya yg 'alim itu.
Dan dikelas beliau mengajar itu ada pengajarnya yang ahli ilmu ( lupa nama guru tersebut, klau ada yg ingat bisa dikasih tahulah , kalau tidak khilaf nama beliau Guru Salman Yusuf ). Guru Semman meminta wali kelasnya supaya keponakannya jangan dinaikkan kelas supaya bisa belajar setahun lagi dengan pengajarnya yg 'alim itu.
Lalu Abah Guru dipanggil oleh Guru Seman selaku guru senior, dan menanyakan kepada Abah Guru dengan berbagai pertanyaan agama, dan Abah Guru bisa menjawabnya..
Setelah Semua pertanyaan itu habis ditanyakan, akhirnya guru seman bertanya " Zaini, berapa jumlah bulu ketiak ikam ???" (Wahai Zaini, berapakah jumlah bulu ketiakmu?), maka Abah Guru pun tidak dapat menjawabnya..
Kemudian kata Guru Semman, " han kada 'alim ikam kada bisa menjawab , mun kada naik kelas jangan salahkan aku lah " (kalau tidak bisa menjawab berarti kamu belum 'alim, jangan salahkan saya kalau kamu tidak naik kelas)..
Kemudian kata Guru Semman, " han kada 'alim ikam kada bisa menjawab , mun kada naik kelas jangan salahkan aku lah " (kalau tidak bisa menjawab berarti kamu belum 'alim, jangan salahkan saya kalau kamu tidak naik kelas)..
Akhirnya memang Abah Guru tidak naik kelas atas permintaan pamannya sendiri dengan tujuan yang mulia.. Dan Guru Semman sendiri sudah tau bahwa Abah Guru nanti akan menjadi orang besar, maka beliau di tarbiyah supaya jangan diri merasa 'alim, padahal nilai-nilai Abah Guru selalu yang tertinggi.
keterangan foto : Abah guru sekumpul,Habib zean Alhabsy,Guru semman mulia,yang satunya ada yang bisa nambahi ngga..?
Karomah Abah Guru Sekumpul
UANG HARAM
Kisah ini diceritakan oleh teman saya,, beliua bercerita:
Ada khadam Abah Guru Sekumpul waktu itu pernah melihat Abah Guru sedang memilah uang, yang mana uang-uang tadi dipisahkan oleh beliau menjadi dua bagian. Satu bagian disimpan, dan satu bagian lagi dibakar.
Maka terkejutlah khadam yang melihat tadi dan bertanya-tanya dalam hati, "Mengapa uang itu dibakar ??,, sungguh sayang sekali".
Kemudian khadam itu pun mendekat dan bertanya kepada Abah Guru, "Bah, mengapa uangnya dibakar?? kan sayang..".
Abah Guru menjawab dengan tersenyum, "Kamu ingin tau kenapa?". Maka dijawab, "Iya abah".
Kemudian Abah Guru mengambil sisa-sisa uang yang masih belum dibakar, dan di saat itulah uang tadi diperah dengan tangan beliau sendiri, maka keluarlah darah dari uang tersebut yang membuat khadam tadi terkejut.
Abah Guru pun tersenyum dan berkata, "Nah, sekarang kamu sudah tau mengapa aku membakar uang ini,, karena uang ini adalah uang haram dan bercampur dengan syubhat".
Masya Allah, itulah sebagian kecil dari karomah Abah Guru,, karena setiap makanan, minuman, uang, dll,, dari semua itu ada yang berkata dengan Abah Guru, "JANGAN MAKAN AKU, JANGAN MINUM AKU, KARENA AKU MENGANDUNG YANG HARAM".
Semua itu karena Allah CINTA & SAYANG kepada hamba-hamba sholeh-Nya, maka Allah pelihara seluruh anggota tubuhnya agar terhindar dari maksiat.
WALLAHU A'LAM..
Sumber : Ali Sipaluy Banjar
karamah Abah Guru Sekumpul..
"Haul Syeichanaa Abah Guru Sekumpul RA Yg Ke_11
"Ada Seorang Anak Sekolah Di Darul Ma'rifah Anak Kekawanan, Nang Biasa Memberasihi Kembang di_Qubah Abah Guru Sekumpul,
anak Teebut Tetaguk/Ketelan Jarum Pentol Kemaren ( Tgl 24/02/2016 ) Dan di_Vonis Dokter Harus Operasi Siang jam 12.Wita ( Tgl.25/02/2016 ).
Kebetulan Malam itu Rapat Pertama Musyawarah Haul Akbar Abah Guru. Kebiasaan Abah Anak ini Bebasuh/Mencuci Piring Dalam Kegiatan Majelis, Kemudian Si Abah Anak ini Minta Izin Dg Tetuha Disana Bahwa Tdk ikut Mehadiri Kegiatan.
Kenapa Jar Tetuha Kd Ikut,
Anak Ulun Tetaguk Jarum Pentol.
Tetuha : Lakasi ikam Minta Banyu di_Qubah Sana ( Bemunajat )
Jadi Dlm Hatinya ni Meminta Bemunajat Banar,
Abah Anak ini Bertawassul
"Yaa Allah Dg Berkat Pian ( Abah Guru ) Waliyullah "Tolongi Anak Ulun Tetaguk Jarum Pentol, Dan Harus di_Operasi, Tolongi Banar Bah Ae Keluarakann Sambil Titikan Banyu Mata Mengganang Anak Dirumah Sakit, Operasi Duitnya Pulang Kdd.
Tuntung di_Qubah,
Dan Habar ini Terdengar Oleh Putera Mahkota Abah Guru_skp, JaR Sidin Bawa Buang Air Besar. Insya Allah Jar Putra Mahkota Keluar Ja Kd Papa !
Subuh di_Rumah Sakit Berteriakan Bedua Beranak Nang Uma Lawan Nang Anak Di Dlm Wc, Takajut Ae Nang Abahnya Kalu Pina Tepelesetkah Jar, Sekali di_Lihati Nang Anak Kesakitan Buang Hajat ( Maaf ), Pas Tekeluar jarum Pentolnya.
Alhasil, Kd Jadi Operasi Siang Td. Bulikan Ae Pada Rumah Sakit.
Wallohu A'lam,
Yaa Allah...
Mudah²an Kita Di Kumpulkan Bersama-Sama Rasululloh Saw, Waliyulloh, Khususnya Abah Guru Sekumpul Di Dunia Dan Di Achirat Nanti. Aamiiin...
"Ada Seorang Anak Sekolah Di Darul Ma'rifah Anak Kekawanan, Nang Biasa Memberasihi Kembang di_Qubah Abah Guru Sekumpul,
anak Teebut Tetaguk/Ketelan Jarum Pentol Kemaren ( Tgl 24/02/2016 ) Dan di_Vonis Dokter Harus Operasi Siang jam 12.Wita ( Tgl.25/02/2016 ).
Kebetulan Malam itu Rapat Pertama Musyawarah Haul Akbar Abah Guru. Kebiasaan Abah Anak ini Bebasuh/Mencuci Piring Dalam Kegiatan Majelis, Kemudian Si Abah Anak ini Minta Izin Dg Tetuha Disana Bahwa Tdk ikut Mehadiri Kegiatan.
Kenapa Jar Tetuha Kd Ikut,
Anak Ulun Tetaguk Jarum Pentol.
Tetuha : Lakasi ikam Minta Banyu di_Qubah Sana ( Bemunajat )
Jadi Dlm Hatinya ni Meminta Bemunajat Banar,
Abah Anak ini Bertawassul
"Yaa Allah Dg Berkat Pian ( Abah Guru ) Waliyullah "Tolongi Anak Ulun Tetaguk Jarum Pentol, Dan Harus di_Operasi, Tolongi Banar Bah Ae Keluarakann Sambil Titikan Banyu Mata Mengganang Anak Dirumah Sakit, Operasi Duitnya Pulang Kdd.
Tuntung di_Qubah,
Dan Habar ini Terdengar Oleh Putera Mahkota Abah Guru_skp, JaR Sidin Bawa Buang Air Besar. Insya Allah Jar Putra Mahkota Keluar Ja Kd Papa !
Subuh di_Rumah Sakit Berteriakan Bedua Beranak Nang Uma Lawan Nang Anak Di Dlm Wc, Takajut Ae Nang Abahnya Kalu Pina Tepelesetkah Jar, Sekali di_Lihati Nang Anak Kesakitan Buang Hajat ( Maaf ), Pas Tekeluar jarum Pentolnya.
Alhasil, Kd Jadi Operasi Siang Td. Bulikan Ae Pada Rumah Sakit.
Wallohu A'lam,
Yaa Allah...
Mudah²an Kita Di Kumpulkan Bersama-Sama Rasululloh Saw, Waliyulloh, Khususnya Abah Guru Sekumpul Di Dunia Dan Di Achirat Nanti. Aamiiin...
Karomah KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari ( Abah Guru Sekumpul )

UANG YANG TIDAK HABIS-HABISNYA DIAMBIL DARI KANTONG BAJU BELIAU YANG KOSONG"
Pada suatu hari...Datang rombongan para Habaib dari berbagai daerah ke Kalimantan Selatan, tepatnya ke kediaman KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al-Banjari ( Abah Guru Sekumpul )
Sudah tradisi beliau untuk memuliakan tamu-tamu. Abah Guru apabila menerima tamu dari luar daerah, apalagi para Habaib, maka Abah Guru Sekumpul akan meminta tamu tersebut untuk menginap beberapa hari di kediaman beliau...
Beliau sendiri yang turun tangan untuk melayani para tamu tersebut, istilah "tamu adalah Raja" sangat terlihat dari sikap dan perilaku Abah Guru Sekumpul terhadap para tamu-tamu beliau..
Sampai pada akhirnya rombongan para Habaib itu akan pulang...Maka bergantianlah Abah Guru sekumpul menyalami satu persatu para Habaib tersebut yang jumlahnya puluhan orang...
Tapi ada yang aneh...
Sambil Abah Guru bersalaman dengan satu persatu dari para Habaib tersebut, sambil Abah Guru mengambil uang dari kantong baju beliau...dan memasukkan uang tersebut ke kantong baju satu persatu para Habaib tersebut..
Al-Habib Mukshin bin Al-Habib Agil bin Syahab yang berdiri didekat Abah Guru Sekumpul saat itu sangat mengetahui, bahwa dikantong baju Abah Guru tidak ada apa-apa...( kantong baju beliau kosong, dan tidak terlihat mengembung oleh jumlah uang yang banyak )
Sampai selesai semua para Habaib itu disalami oleh Abah Guru Sekumpul yang jumlahnya puluhan tersebut, terus-terusan Abah Guru juga mengambil uang dari kantong baju beliau, yang seperti tidak ada habisnya untuk beliau berikan kepada satu persatu dari mereka ( para Habaib tersebut )
Tidak terasa, selesai Abah Guru menyalami dan memberikan uang tersebut kepada seluruh Habaib yang jumlahnya puluhan orang tersebut...
Lalu mendekat Habib Mukhsin muda kepada Abah Guru...
Berkata Abah Guru Sekumpul kepada Al-Habib Mukshin :
"Behehinip aja nyawa Mukhsin ae" ( maksud Abah Guru, ngga usah terkejut. diam saja kalonya tau )
Subhanallah...!
Sumber : @Habib Mukhsin bin Habib Agil bin Syahab
Sudah tradisi beliau untuk memuliakan tamu-tamu. Abah Guru apabila menerima tamu dari luar daerah, apalagi para Habaib, maka Abah Guru Sekumpul akan meminta tamu tersebut untuk menginap beberapa hari di kediaman beliau...
Beliau sendiri yang turun tangan untuk melayani para tamu tersebut, istilah "tamu adalah Raja" sangat terlihat dari sikap dan perilaku Abah Guru Sekumpul terhadap para tamu-tamu beliau..
Sampai pada akhirnya rombongan para Habaib itu akan pulang...Maka bergantianlah Abah Guru sekumpul menyalami satu persatu para Habaib tersebut yang jumlahnya puluhan orang...
Tapi ada yang aneh...
Sambil Abah Guru bersalaman dengan satu persatu dari para Habaib tersebut, sambil Abah Guru mengambil uang dari kantong baju beliau...dan memasukkan uang tersebut ke kantong baju satu persatu para Habaib tersebut..
Al-Habib Mukshin bin Al-Habib Agil bin Syahab yang berdiri didekat Abah Guru Sekumpul saat itu sangat mengetahui, bahwa dikantong baju Abah Guru tidak ada apa-apa...( kantong baju beliau kosong, dan tidak terlihat mengembung oleh jumlah uang yang banyak )
Sampai selesai semua para Habaib itu disalami oleh Abah Guru Sekumpul yang jumlahnya puluhan tersebut, terus-terusan Abah Guru juga mengambil uang dari kantong baju beliau, yang seperti tidak ada habisnya untuk beliau berikan kepada satu persatu dari mereka ( para Habaib tersebut )
Tidak terasa, selesai Abah Guru menyalami dan memberikan uang tersebut kepada seluruh Habaib yang jumlahnya puluhan orang tersebut...
Lalu mendekat Habib Mukhsin muda kepada Abah Guru...
Berkata Abah Guru Sekumpul kepada Al-Habib Mukshin :
"Behehinip aja nyawa Mukhsin ae" ( maksud Abah Guru, ngga usah terkejut. diam saja kalonya tau )
Subhanallah...!
Sumber : @Habib Mukhsin bin Habib Agil bin Syahab
Sebagian Karomah Guru Sekumpul
Seorang pelajar putri madrasah tsanawiyah di wilayah rantau kabupaten tapin, pagi itu sedang merias diri di depan cermin. ia rupanya tengah membetulkan letak jilbabnya, jarum tusuk jilbabnya dia letakkan disela sela bibirnya. tak di sangka tanpa sadar, jarum itu meluncur turun ke mulut dan tertelan kedalam perut. seketika gegerlah seisi rumah,kerana bagaimanapun jika terlambat mengantipasi hal itu akan berakibat fatal.
Santriwati itu akhirnya dibawa ke rumah sakit, untuk bisa ditangani lebih lanjut. dan setelah dilakukan pemeriksaan rongsen, dokter menyatakan bahwa jarum tusuk jilbab atau jarum pentol itu sudah ada di wilayah usus. dokter menyatakan solusi satu satunya agar jarum itu keluar adalah melakukan operasi.
Seluruh keluarga merasa cukup sedih melihat kondisi ini, disamping tentu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk operasi.
Tuan Guru H. Muhammad Ideram yang masih kerabat dekat keluarga yang kena musibah tersebut, menyarankan agar sebelum melakukan operasi, supaya melakukan ikhtiar batiniyah, dengan meminta doa kepada Abah Guru Sekumpul.
Hari itu juga Tuan Guru Muhammad Ideram menuju Martapura bertemu Abah Guru Sekumpul disekumpul. Dan beruntung saat itu Abah Guru Sekumpul bisa menerima tamu, dan mendoakan lewat air tawar.
Selesai itu Tuan GUru Muhammad pun segara menuju rumah sakit, dan meminumkan air tawar tesebut kepada anak santri tersebut. Semua berdoa kepada Allah kiranya memberikan kemudahan berkat Abah Guru Sekumpul. dan karomah itupun dinampak Allah SWT dihadapan semua keluarga pasien saat itu,
Setelah meminum air tawar yang diberikan Abah Guru Sekumpul perut anak tadi langsung terasa sakit dan mual,lalu muntah. Subhanallah tidak disangka jarum itu keluar bersamaan dengan muntah.semua keluarga merasa gembira dan bersyukur operasipun tidak jadi di laksanakan.
Diantara sifat ketawadhuan/ rendah hatinya Abah Guru Sekumpul
Diantara sifat ketawadhuan/ rendah hatinya Abah Guru Sekumpul, yang diceritakan oleh amang dullah. suatu malam Senin sekitar jam 11 malam, amang dullah yang rumahnya berdekatan atau sekomplek dengan Abah Guru dalam regol Ar raudah Sekumpul menelpon Abah Guru.
kata beliau' lagi dimana Bah...
kata Abah Guru” Aku dibelakang Langgar, (Saya Dimbelakang Mushalla) Begitu didatangi amangdullah itu, ternyata Abah Guru Sekumpul ada di sekitar WC umum Musholla Arraudhah.
sendirian membersihkan WC yang banyak itu, tanpa ada orang yang membantu, Saat itu,terkejutlah amang dullah tersebut ketika melihat Abah Guru membersihkan WC yang banyak itu sendirian. kemudian amang dullah tersebut mendangi Abah Guru dan lekas-lekas memberikan sabun untuk Abah Guru untuk membersihkan tangan Abah Guru dengan rasa malu sekaligus takjub.melihat ulama besar membersihkan WC2 itu sendirian saja. Sesudah itu amang dullah tersebut bertanya "kenapa Pian Bah menggawi ini?"(mengapa sampeyan kerjakan ini Bah) Kata Abah Guru..ini semua saya lakukan hanya ingin membantu membersihkan bekas yang dipakai oleh anak dan cucu yang hadir pengajian dan maulidan disini.
Sejak itulah maka dibentuk dan ditugaskan panitia yang lain untuk membersihkan WC musholla secara teratur. kisah ini asli dari amang dullahyang menceritakannnya, salah seorang Anak Murid Abah Guru Sekumpul yang bertempat tinggal didalam komplek/regol Arraudhah Sekumpul. Inilah ketawadhuaan Sidin sebagai Wali dan Ulama Besar yang patut kita tiru dan kita teladani beliau tidak menghiraukan kedudukan atau derajat beliau apapun yang beliau kerjakan beiau lakukan dengan sendiri...
Menikah Atas restu Rasulullah SAW
Menikah Atas restu Rasulullah SAW
Ketika itu tahun 1975, usia Abah Guru Sekumpul sudah mencapai kurang lebih 33 tahun. suatu usia yang cukup matang untuk membina rumah tangga. dan wajar jika keinginan itu pun tumbuh dalam diri Abah Guru Sekumpul yan tentu sebagai ulama, beliau ingin sekali memiliki keturunan yang diharapkan meneruskan tugas dan amanah sebagai ulama.
Namun saat itu ada sedikit kegundahan, kemana harus menyampaikan keinginan hati tersebut..? Kemana uneg uneg dan perasaan ini diutarakan..? inilah nampaknya perasaan yang berkecamuk dijiwa Abah Guru Sekumpul saat itu.kerena untuk menyampaikan kepada orang tua beliau khawatir akan menjadi beban pemikiran dihati mereka, kerena memang kondisi yang serba kekurangan.dan untuk musyawarahkan masalah ini dengan pamannya Syekh Muhammad Semman Mulia, ada rasa sungkan dikerenakan beliaupun saat itu belum kawin.
Ditengah kegundahan itu, ada sesorang Habib di Martapura, bertemu dalam mimpinya dengan Rasulullah SAW. Dalam mimpinya itu Rasulullah SAW berkata :" itu ZAini, dima mau kawin, dia rajin baca sholawatku, dia rajin memuji aku, mengajarkan ilmuku, bantu dia,dan kamu harus turun tangan". Demikian Ucapan Rasulullah dalam mimpi Habaib tersesebut, maka ketika terbangun, Habaib itu bergegas menunju kerumah Guru Zaini (Abah Guru Sekumpul) untuk memusawarahkan hal ini kepada orang tuanya. Kedua orang tuanya mereka mengatakan setuju, hanya saja mereka tidak bisa mengambil keputusan sebelum berusyawarah kepada Syekh Muahammad Semman Mulia.
Ketika di sampaikan pada dsarnya beliau punjuga sangat setuju,namun juga tidak bisa mengambil keputusan sebelum izin dan restu dari Syehk Muhammad Syarwani Abdan atau Guru Bangil.
Bebarapa waktu kemudian Guru Zaini berangkat ke bangil untuk sowan kepda Syehk Muhammad Syarwani Abdan. Setelah bertemu dan Guru Zaini menceritakan semuanya, Guru Bangil sangat gembira dan setuju mendengar keinginan Guru Zaini untuk menikah. Namun Guru Bangil menyarankan agar Guru Zaini secepatnya menemui K.H Hamid Pasuruan untuk memohon izin dan restu kepada beliau.
Malam itu meski sudah sekitar 4 dnihari, Guru Zainipun berangkat ke pesuruan, tiba disana saat berkumandang azan subuh dimesjid Al-Anwar pasuruan. usai sholat shubuh,Guru zaini langsung menuju rumah K.H Hamid pagi itu kebetulan pagi jum'at dan dirumah beliau tiap pagi jum'at diadakan pembacaan Burdah. Guru zaini pun mengikuti kegiatan mejelis Burdah tersebut. Selesai pembacaan Burdah itu, tak disangka K.H Hamid memanggil Guru Zaini dan meminta beliau untuk duduk mendeka. ketika mendekat, K.H Hamid lalu memegang paha Guru Zaini, dan megucapkan apa yang dimaksud oleh Guru Zaini beliau setuju dan memberikan izin serta doa restu untuk menikah.
Setelah itu K.H Hamid kemudian berdiri dan permisi untuk masuk ke kamar beliau, dan Guru Zainipun pulang kembali ke bangil menemui Syehk Muahammad Syarwani Abdan untuk menyampaikan hasil pertemuan beliau dengan K.H. Hamid pagi itu.
Sepulang ke Martapura menurut Abah Guru Sekumpul urusan diserahkan ke "dapur" maksudnya untuk memilihkan pasangan berumah tangga diserahkan kepada ibunda Beliau Masliyah dan adik beliau Ibu Rahmah.maka dipilihlah sebagai pasangan hidup Guru Zaini seorang wanita bernama Juwairiyah binti H. Sulaiman, yang tinggal dikampung pesayangan.
pada hari yang ditentukan dilangsungkanlah pernikahan sekaligus walimah perkawinan yang cukup sederhana namun penuh khidmat. pagi itu Guru Zaini di turunkan dari rumah ayah angkat beliau Al Habib zean bin Muhammad AlHabsyi,Guru Zaini dengan diiringi banyak orang dan didampingi serta digandeng oleh K.H Badrudin dan Syehk Semman Mulia, menuju rumah keluarga mempelai prempuan. pernikahan penuh barakah ini dihadiri oleh para Habaib dan banyak tokoh Alim Ulama Martapura.
Sedikit cerita tenang Karomah guru sekumpul
Menikah Berkat Abah Guru Sekumpul
Namanya Adi. Dia mualaf keturunan china,pada waktu itu sudah 3 tahun jadi Mualaf.walaupun baru 3 tahun sholatnya tidak pernah bolong bolong,selalu di jaga dan hapalan surah nya pun makin di tambah nya. Adi ini keluarga dari suami sepupu ulun. Suami sepupu ulun juga Mualaf keturunan cina,dari suami nya ini lah banyak dari keluarganya memeluk Islam.
Pernah waktu Adi ini kerumah sepupu ulun,dia lihat gambar Abah guru sekumpul yang besar di ruang tamu. Dia tanya siapa orang yang ada di gambar ini. Sepupu ulun menjawab,Dia Abah guru sekumpul seorang waliyulallah. Adi ini tanya lagi,apa itu waliyulallah. Sepupu ulun menjelaskn Waliyullah itu org yg sangat dekat kepada Allah dan
Rasulallah,segala doa nya makbul dan orang yang sangat pemurah,sangat penyayang,serta sifat dan perbuatan nya mengikut Rasulallah SAW. Lalu kata sepupu ulun,Adi ini memandang gambar Abah guru agak lama,kemudian di cium nya pipi Abah guru sambil berucap,Ulun cinta dengan waliyulallah ini.
Adi ini menyintai seorang gadis banjar,mereka telah berhubungan selama 2 bulan,dan Adi ingin melamar nya kerana kata dia dalam islam tidak ada yang namanya pacaran. Dia minta sepupu ulun dan keluarganya yang lain untuk melamar gadis itu. Dan lamaranpun berjalan lancar,orang tua gadis setuju anaknya nikah dengan Adi,kerena memang dia liat bagaimana santun nya Adi meski keturunan china.
Dan saat pemberian mahar ini lah terjadi hal yang tidak di inginkan. Dimana dari pihak keluarga orang tua gadis ada yang menghasut orang tuanya agar jangan menikahkan anaknya dengan seorang Muallaf dan orang keturunan.Karena kata keluarga nya,nanti Adi akan balik lagi pada agama nya dan anak nya akan di paksa ikut agamanya yang dulu atau murtad. Dan hasutan dari keluarga nya ini membuat orang tua gadis itu ingin membatalkan acara nikah nya,tapi kerena sudah lamaran maka untuk membatalkan itu di minta mahar yg mahal.Orang tuanya meminta maharnya Rp 35 juta. Dan Adi bukanlah orang kaya,hidupnya sederhana dan uang Rp 35 juta itu sngat lah banyak.
Maka di sanggupilah,dan Adi coba mengumpulkan uang tabungannya terkumpul Rp 25 juta, kurang 10 juta. Lalu seluruh keluarga Adi termasuk sepupu ulun pun mengumpulkan sumbangan utk mahar,maka terkumpul Rp 5 juta,kurang Rp 5 juta lagi, Pihak org tua gadis ini memberi jangka 2 minggu agar uang itu terpenuhi.Adi bingung kemana lagi mencari pinjaman,kerena habis sudah semua uang nya,dan pihak keluarga sudah mengumpulkan tapi tetap kurang. Satu satu nya Adi harus ketemu paman nya yg di Martapura untuk minta pinjaman.
Maka berangkat Adi kesana,tp sampai disana paman nya tidak mau kasih pinjaman kerena kecewa Adi pindah keyakinan. Adi makin bingung dan putus asa,dalam keadaan putus asa Adi balik ke banjarmasin dan tepat di depan gerbang Makam Abah Guru,motor nya mogok kerena habis bensin.
Waktu Adi mau cari bensin,Azan Sholat Zuhur berkumandang di Musholla Ar Raudah. Adi selalu menjaga sholat nya sehingga dia pun mencari asal suara Azan itu,dan masuk Adi ke dalam Gerbang komplek Arraudah dan Makam Abah guru sekumpul menuju Musholla Ar Raudah.
Adi sholat disana. Sehabis sholat,Adi heran banyak orang ke Kubah Abah Guru sekumpul.Adi tanya sama orang disitu,Makam siapa itu. Orang disitu menjelaskan itu Makam Abah Guru sekumpul. Adi lalu ingat ucapan sepupu nya itu tentang Abah guru sekumpul seorang waliyullah. Kata Adi..ini makam orang yang gambarnya ada di rumah sepupu nya itu
.
Adipun masuk kedalam,memang ada org yang melihat Adi heran kerena memang Adi orang keturunan cina masuk ke makam Abah guru.Adi ngambil yasin,lalu duduk di pojok. Sambil baca yasin pelan,air mata Adi mengalir kerena tidak tahu bagaimana mengatasi masalah yang di hadapi nya. Setelah baca yasin,Adi menunduk. Entah kenapa Adi mengadukan semua masalah nya kepada Abah Guru. Dalam hati Adi mengungkapkan semua yg di hadapi kepad Abah Guru,salah satu yang Adi bilang,kenapa Abah,ulun sulit buat nikah hanya karena ulun keturunan china kemana lagi ulun mencari duit nya Abah. Sambil menangis
Adi mengadukan masalahnya seperti seorang anak mengadu kepada orang tuanya yaitu mengadu kepada Abah guru. Dan selesai mengadu serta menangis,Adi merasa beban nya sedikit terangkat kerena unek unek di hati nya sudah di keluarkan.
Selesai.ziarah,Adi bergegas mau balik ke banjarmasin. Dia ngambil sendal.yang di letakan di tempat sendal,disitu juga ada petugas yg jaga sendal. Sebelum sempat ngambil sendal,Adi di hampiri 3 orang berpotongan orang Arab tinggi dengan pakaian gamis. Salah satu org ini menghampiri sambil menyerah kan sebuah amplop dan berkata. Ini buat ente terima lah.
Waktu itu kerena pikiran Adi lagi kacau dan dalam keadaan putus asa,Adi mengambil amplop itu tanpa sempat berkata kata. Dan setelah menyerahkn amplop itu,ke 3 orang itu menuju makam Abah guru sekumpul.Adi langsung ambil sendal dan berjalan menuju parkiran. Tapi Adi penasaran dgn amplop tadi kerena tadi dia sempat pikirannya kosong. Lalu diambil amplop tadi di lihat nya ada tertulis nama lengkap dia di amplop itu.
Waktu di buka Adi kaget kerena isi amplop itu uang dan lebih kaget lagi uang itu jumlah nya 5jt.
Adi pun gemetar langsng memasukan amplop itu ke dalam jaket nya dan bergegas ke makam lage untuk berterima kasih kepada 3 org tersebut. Adi mencari org itu di makam,krn baru 5 menit maka orang itu pasti masih di dalam makam.
Tapi waktu Adi lihat kesana kemari tidak ada orang itu. Dan Adi tanya kepada petugas disitu kerena waktu orang itu kasih amplop,petugas itu ada disitu.Adi tanya kemana 3 org yg menghampiri nya dan kasih amplop tadi,3 orang berperawakan tinggi,hidung mancung seperti orang arab. Petugas itu malah bingung dan berkata,dari tadi tidak ada penziarah seperti yang di sebutkn Adi.
Adi menceritakan apa yg dia alami kepada sepupu ulun,sambil memperlihatkan amplop yang ada nama lengkapnya di amplop itu. Maka Adi dan sepupu ulun pun ketempat org tua gadis itu smbl menyerah kan mahar 35jt dan menceritakan apa yg terjadi dengan Adi, Orang tua gadis itu menangis,sambil berkata. Aku orang yang ingin menggagalkn pernikahan ini,sedang Abah guru ingin kamu menikah dengan anak ku. Abah guru sayang dengan kamu walaw kamu tidak pernah bertemu dengan nya,sedang aku buruk sangka dengan kamu.
Maka orang tuanya hanya minta separo dari mahar nya,dan separonya untuk Adi dan keluarga mempersiapkn pernikahan nya.Kata sepupu ulun,sekarang setiap lihat gambar Abah guru,Adi akan mencium pipi Abah guru sambil baucap,ulun cinta pian Abah guru. Apabila ada yang tanya kenapa mencium Abah guru,maka Adi jawab. karena berkat Beliau aku bisa menikah.Sekarang Adi tinggal di surabaya dengan istrinya orang banjar
cerita sepupu ulun
sumber : Yusrie Salman Al Aydrus
Kamis, 17 Maret 2016
Manaqib Al 'Arif Billah Asy-Syekh H. Muhammad Zaini Abd. Ghani

Al 'Arif Billah Asy-Syekh H. Muhammad Zaini Abd. Ghani bin Al 'arif Billah Abd. Ghani bin H. Abd. Manaf bin Muh. Seman bin H. M, Sa'ad bin H. Abdullah bin 'Alimul 'allamah Mufti H. M. Khalid bin 'Alimul 'allamah Khalifah H. Hasanuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari. Beliau dilahirkan pada, malam Rabu 27 Muharram, 1361 H (I I Februari 1942 M). Sejak kecil beliau termasuk dari salah seorang yang "mahfuzh", yaitu suatu keadaan yang sangat jarang sekali terjadi, kecuali bagi orang orang yang sudah dipilih oleh Allah SWT.Sejak kecik beliau tidak pernah “ ihtilam”. Meskipun kehidupan kedua orang tua beliau dalam keadaan ekonomi sangat lemah, namun mereka selalu memperhatikan untuk turut membantu dan meringankan beban guru yang mengajar anak mereka membaca Al Quran, sehingga setiap malamnya beliau selalu membawa bekal botol kecil yang berisi minyak tanah untuk diberikan kepada Guru yang mengajar AI Quran. Pada usia kurang lebih 7 tahun beliau sudah mulai belajar di madrasah Darussalam Martapura. Guru guru'Alimul'allamah Al 'Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani : 1. Ditingkat Ibtida adalah: Guru Abd Mu'az, Guru Sulaiman, Guru Muh. Zein, Guru H. Abd. Hamid Husin, Guru H. Mahalli, Guru H. Rafi'I, Guru Syahran, Guru H. Husin Dakhlan, Guru H. Salman Yusuf 2. Ditingkat Tsanawiyah adalah: 'Alimul Fadhil H. Sya'rani'Arif, 'Alimul Fadhil H, Husin Qadri, 'Alimul Fadhil H. Salilm Ma'ruf, 'Alimul Fadhil H. Seman Mulya, 'Alimul Fadhil H. Salman Jalil. 3. Guru dibidang Tajwid ialah: 'Alimul Fadhil H. Sya'rani 'Arif, 'Alimul Fadhil At Hafizh H. Nashrun Thahir, 'Al-Alim H. Aini Kandangan. 4. Guru Khusus adalah: 'Alimul'allamah H. Muhammad Syarwani Abdan, 'Alimul'allamahSayyid Muhammad Amin Kutby RA. Sanad sanad dalam berbagai bidang ilmu dan Thariqat diterima dari: Kyai Falak (Bogor), 'Alimul'allamah Asy Syekh Muh Yasin Padang (Mekkah). 'Alimul'allamah As Syekh Hasan Masysyath, 'Alimul'allamah Asy Syekh Isma'il Yamani dan 'Alimul'allamah Asy Syekh Abd. Qadir Al Baar. 5. Guru pertama secara Ruhani ialah: 'Alimul 'allamah Ali Junaidi (Berau) bin 'Alimul Fadhil Qadhi H. Muhammad Amin bin 'Alimul 'allamah Mufti H. Jamaluddin bin Syekh Muhammad Arsyad, dan 'Alimul 'allamah H. Muhammad Syarwani Abdan. Kemudian 'Alimullailamah H. Muhammad Syarwani Abdan menyerahkan kepada Kiyai Falak dan seterusnya Kiyai Falak menyerahkan kepada 'Alimul'allamah Asy Syekh As Sayyid Muh. Amin Kutby, kemudian beliau menyerahkan kepada Syekh Muhammad Arsyad yang selanjutnya langsung dipimpin oleh Rasulullah saw. Atas petunjuk 'Alimul'allamah Ali Junaidi, beliau dianjurkan untuk belajar kepada 'Alimul Fadhil H. Muhammad (Gadung) bin 'Alimul Fadhil H. Salman Farlisi bin 'Allimul'allamah Qadhi H. Mahmud bin Asiah binti Syekh Muhammad Arsyad, mengenal masalah Nur Muhammad; maka dengan demikian diantara guru beliau tentang Nur Muhammad antara lain adalah 'Alimul Fadhil H. M. Muhammad tersebut diatas. 'Alimul'allamah Al-'Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani, yang sejak kecilnya hidup ditengah keluarga yang shalih, maka sifat sifat sabar, ridha, kitmanul mashaib, kasih sayang, pemurah dan tidak pemarah sudah tertanam dan tumbuh subur dijiwa beliau; sehingga apapun yang terjadi terhadap diri beliau tidak pernah mengeluh dan mengadu kepada orang tua, sekalipun beliau pernah dipukuli oleh orang-orang yang hasud dan dengki kepadanya. Beliau adalah seorang yang sangat mencintai para ulama dan orang orang yang shalih, hal ini tampak ketika beliau masih kecil, beliau selalu menunggu tempat tempat yang biasanya 'Alimul Fadhil H. Zainal Ilmi lewati pada hari-hari tertentu ketika hendak pergi ke Banjarmasin semata mata hanya untuk bersalaman dan mencium tangan tuan Guru H. Zainal Ilmi. Dimasa remaja 'Alimul 'allamah Al 'Arif Billah Asy-Syekh H. M Zaini Abd Ghani pernah bertemu dengan Saiyidina Hasan dan Saiyidina Husin yang keduanva masing-masing membawakan pakaian dan memasangkan kepada beliau lengkap dengan sorban dari lainnya. Dan beliau ketika itu diberi nama oleh keduanya dengan nama Zainal 'Abidin. Setelah dewasa. maka tampaklah kebesaran dan keutamaan beliau dalam berbagai hal dan banyak pula orang yang belajar. Para Habaib yang tua tua, para ulama dan guru-guru yang pernah mengajari beliau, karena mereka mengetahui keadaan beliau yang sebenarnya dan sangat sayang serta hormat kepada beliau. 'Alimul 'allamah Al 'Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani adalah seorang ulama yang menghimpun antara wasiat, thariqat dari haqiqat, dan beliau seorang yang Hafazh AI Quran beserta hafazh Tafsirnya, yaitu Tafsir Al Quran Al 'Azhim Lil-Imamain Al Jalalain. Beliau seorang ulama yang masih termasuk keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang menghidupkan kembali ilmu dan amalan-amalan serta Thariqat yang diamalkan oleh Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari. Karena itu majelis pengajian beliau, baik majelis tali'm maupun majelis 'amaliyahnya adalah seperti majelis Syekh Abd. Kadir al-Jilani. Sifat lemah lembut, kasih sayang, ramah tamah, sabar dan pemurah sangatlah tampak pada diri beliau, sehingga beliau dikasihi dan disayangi oleh segenap lapisan masyarakat, sababat dan anak murid. Kalau ada orang yang tidak senang melihat akan keadaan beliau dan menyerang dengan berbagai kritikan dan hasutan maka beliaupun tidak peniah membalasnya. Beliau hanya diam dan tidak ada reaksi apapun, karena beliau anggap mereka itu belum mengerti, bahkan tidak mengetahuu serta tidak mau bertanya. Tamu tamu yang datang kerumah beliau, pada umumnya selalu beliau berikan jamuan makan, apalagi pada hari-hari pengajian, seluruh murid murid yang mengikuti pengajian yang tidak kurang dari 3000 an, kesemuanya diberikan jamuan makan. Sedangkan pada hari hari lainnya diberikan jamuan minuman dan roti. Beliau adalah orang yang mempunyai prinsip dalam berjihad yang benar benar mencerminkan apa apa yang terkandung dalam Al Quran, misalnya beliau akan menghadiri suatu majelis yang sifatnya da'wah Islamivah, atau membesarkan dan memuliakan syi'ar agama Islam. Sebelum beliau pergi ketempat tersebut lebih dulu beliau turut menyumbangkan harta beliau untuk pelaksanaannya, kemudian baru beliau datang. Jadi benar benar beliau berjihad dengan harta lebih dahulu, kemudian dengan anggota badan. Dengan demikian beliau benar benar meamalkan kandungan Al Quran yang berbunyi: Wajaahiduu bi'amwaaliku waanfusikum fii syabilillah. 'Alimul 'allamah Al 'Arif Billah Asy-Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani, adalah satu satunya Ulama di Kalimantan, bahkan di Indonesia yang mendapat izin untuk mengijazahkan (baiat) Thariqat Sammaniyah, karena itu banyaklah yang datang kepada beliau untuk mengambil bai'at thariqat tersebut, bukan saja dari Kalimantan, bahkan dari pulau Jawa dan daerah lainnya. 'Alimul'allamah Al 'Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani dalam mengajar dan membimbing umat baik laki-laki maupun perempuan tidak mengenal lelah dan sakit. Meskipun dalam keadaan kurang sehat beliau masih tetap mengajar. Dalam membina kesehatan para peserta pengajian dalam waktu waktu tertentu beliau datangkan doktcr dokter spesialis untuk memberiikan penyuluhan kesehatan sebelum pengajian dimulai. Seperti dokter spesialls jantung, paru paru, THT, mata, ginjal, penyakit dalam, serta dokter ahli penyakit menular dan lainnya. Dengan demikian beliau sangatlah memperhatikan kesehatan para peserta pengajian dari kesehatan lingkungan tempat pengajian. Karomah- Karomahnya Dalam usia kurang lebih 10 tahun, sudah mendapat khususiat dan anugerah dari Tuhan berupa Kasyaf .Dalam usia 14 tahun, atau tepatnya masih duduk di Kelas Satu Tsanawiyah, beliau telah dibukakan oleh Allah swt atau futuh, tatkala membaca Tafsir: “Wakanallahu syamiiul bashiir”. Pernah rumput rumputan memberi salam kepada beliau dan menyebutkan manfaatnya untuk pengobatan dan segalanya, begitu pula batu-batuan dan besi. Namun kesemuanya itu tidaklah beliau perhatikan dan hal hal yang demikian itu beliau anggap hanya merupakan ujian dan cobaan semata dari Allah SWT. Ketika beliau masih tinggal di Kampung Keraton, biasanya setelah selesai pembacaan maulid, beliau duduk-duduk dengan beberapa orang yang masih belum pulang sambil bercerita tentang orang orang tua dulu yang isi cerita itu untuk dapat diambil pelajaran dalam meningkatkan amaliyah. Tiba tiba beliau bercerita tentang buah rambutan, pada waktu itu masih belum musimnya; dengan tidak disadari dan diketaui oleh yang hadir beliau mengacungkan tangannya kebelakang dan ternyata ditangan beliau terdapat sebuah buah rambutan yang masak, maka heranlah semua yang hadir melihat kejadian akan hal tersebut. Dan rambutan itupun langsung beliau makan. Ketika beliau sedang menghadiri selamatan dan disuguh jamuan oleh shahibulbait maka tampak ketika, itu makanan, tersebut hampir habis beliau makan, namun setelah piring tempat makanan itu diterima kembali oleh yang melayani beliau, ternyata, makanan yang tampak habis itu masih banyak bersisa dan seakan akan tidak dimakan oleh beliau Pada suatu musim kemarau yang panjang, dimana hujan sudah lama tidak turun sehingga sumur sumur sudah hampir mengering, maka cemaslah masyarakat ketika itu dan mengharap agar hujan bisa secara turun. Melihat hal yang demikian banyak orang yang datang kepada beliau mohon minta doa beliau agar hujan segera turun, kemudian beliau lalu keluar rumah dan menuju pohon pisang yang masih berada didekat rumah beliau itu, maka beliau goyang goyangkan lah pohon pisang tersebut dan ternyata tidak lama kemudian, hujanpun turun dengan derasnya. Ketika pelaksanaan Haul Syekh Muhammad Arsyad yang ke 189 di Dalam pagar Martapuram, kebetulan pada masa itu sedang musim hujan sehingga membanjiri jalanan yang akan dilalui oleh 'Alimul 'allamah Al 'Arif Billah Asy Syeikh H. M. Zaini Abd. Ghani menuju ketempat pelaksanaan haul tersebut, hal ini sempat mencemaskan panitia pelaksanaan haul tersebut, dan tidak disangka sejak pagi harinya jalanan yang akan dilalui oleh beliau yang masih digenangi air sudah kering, sehingga dengan mudahnya beliau dan rombongan melewati jalanan tersebut; dan setelah keesokan harinya jalanan itupun kembali digenangi air sampai beberapa hari. Banyak orang orang yang menderita sakit seperti sakit ginjal, usus yang membusuk, anak yang tertelan peniti, orang yang sedang hamil dan bayinya jungkir serta meninggal dalam kandungan ibunya, sernuanya ini menurut keterangan dokter harus dioperasi. Namun keluarga mereka pergi minta do'a dan pertolongan. 'Allimul'allamah 'Arif Billah Asy Syekh H. M. Zaini Abd. Ghani. Dengan air yang beliau berikan kesemuanya dapat tertolong dan sembuh tanpa dioperasi. Demikianlah diantara karamah dan kekuasaan Tuhan yang ditunjukkan kepada diri seorang hamba yang dikasihiNya. (Abu Daudi) Karya tulis beliau adalah : - Risalah Mubarakah. - Manaqib Asy-Syekh As-Sayyid Muharnmad bin Abd. Karim Al-Qadiri Al Hasani As Samman Al Madani. - Ar Risalatun Nuraniyah fi Syarhit Tawassulatis Sammaniyah. - Nubdzatun fi Manaqibil Imamil Masyhur bil Ustadzil a'zham Muhammad bin Ali Ba-'Alwy. Wasiat Tuan Guru K.H. M. Zaini Abdul Ghoni 1. Menghormati ulama dan orang tua, 2. Baik sangka terhadap muslimin, 3. Murah hati, 4. Murah harta, 5. Manis muka, 6. Jangan menyakiti orang lain, 7. Mengampunkan kesalahan orang lain, 8. Jangan bermusuh-musuhan, 9. Jangan tamak / serakah, 10. Berpegang kepada Allah, pada Qobul segala hajat, 11. Yakin keselamatan itu pada kebenaran
